Sabtu, 01 November 2014

Masa yang Bisa Hanya Mereka, Tunggu dulu saya pun Bisa

Rasa iri menjelma menjadi beban dalam keseharian saya. Banyaknya pengusaha muda yang sukses membuat diri saya termotivasi untuk mengikuti jejak mereka. Penghasilan bulanan yang mereka dapatkan jauh lebih ketimbang saya yang tiap bulannya hanya mengharapkan kiriman dari saudara dan orang tua. Gelisa datang menghampiri tiap saat, pikirian tidak karuan untuk memilih berhenti kuliah dan menjalankan usaha. Akhirnya saya niatkan untuk kuliah dan menjalankan usaha. Dimana-mana ketika memulai usaha memang butuh tantangan dan selalu mengeluh. Tapi setelah setahun pelan-pelan menemui titik senyum. Saya adalah mahasiswa akhir yang ingin memiliki uang banyak dan ingin membantu orang banyak. Dengan alasan ini lah membuat saya membuka usaha jasa komputer.
"Dunia akan senyum melihat saya sukses
"Hanya mereka dan dia yang tau termasuk kamu

Selasa, 28 Oktober 2014

KENANG KENANGAN SEMASA KULIAH 'Seminar Nasional Kongres BEM se-Kalimantan



Generasi Anti Galau
Generasi Indoneisa harus lebih siap lagi menghadapi perkembangan yang begitu pesat. Media eletronik, cetak dan lainnya sangat memberikan kemudahan dalam hal informasi. Jadi kita tetap netral dalam segala informasih yang disediakan, disuguhkan lewat media tersebut. Kita juga lebih hati-hati terutama info dan kabar berita yang mengadu dombakan tentang agama. Tetap yakini agama kita masing-masing dan yakinlah Tuhan selalu bersama kita. Mengadulah kepada Tuhan jikalah ada hal-hal yang mengganjal di hati. Jangan mengadu di media sosial dan laiinya. Gunakan selalu akal pikiran sehat dan nurani anda.
Generasi Indonesia selalu cinta kedamaian, keadilan, kesejahteran, kebersamaan!!!
Generasi Indonesia mengutuk keras perpecahan dalam Agama
Generasi Indonesia tidak mau adanya perpecahan antara suku
Generasi Indonesia tidak mau di profokasi oleh negara-negara Asing
Biarkan kami Mandiri
Biarkan kami jalani hidup ini
Urus saja bangsamu
Dari Sabang sampai Merauke tetap utuh
Indonesia harga Mati!!!
Cukuplah para pahlawan kami yang meraskan pahitnya ditindas
Kami ingin bebas
Banyak SDA dan SDM kami yang mumpuni. Yang siap mengabdi untuk Bangsa dan Tanah Air Tercintah, tanpa campur tangan dari pihak Asing
Kami ingatkan agar Presiden DPR, DPD, DPRD dari Sabang sampai Merauke jangan gadaikan NKRI ke pihak Asing. Berbuatlah untuk Bangsa ini setulus hati.
Rintihan Sang Mahasiswa yang Galau Terhadap Kondisi Bangsa Indonesia
JAYA INDONESIA


Perkebunan Cengkeh Membawa Berkah

Suasana di Perkebunan Cengkeh. Cengkeh merupakan komoditi yang banyak memberikan income. Saat ini masyarakat di Kec. Patani Tepeleo Pantura dan Patani Timur lagi ramai2 manen cengkeh. Daerah kami sangat strategis dan dapat dijangkau oleh jalur darat, laut dan sebentar lagi akan melalui jalur udara.

















Polisi Jadi Panutan Bangsa

Inilah ekspresi sangar yang menindas Mahasiswa Balikpapan
ketika ada pejabat yang korup ada anak petinggi yang melakukan kesalahan besar, misalkan pemakaian narkoba dan merugikan masyarakat malah dilindungi. Tetapi ketika mahasiswa menyampaikan aspirasi rakyat Balikpapan, Kalimantan dan Indonesia malah kami di pukulin, dilempar, disetrum, dipukulin pakai pentungan.
Sadarlah para Polisi-polisi Balikpapan dan Indonesia

BAHKAN MATI SEKALIPUN KAMI TIDAK AKAN GENTAR MENYUARAKAN ASPIRASI RAKYAT!!!
=> PENJAJAHAN DI ERA MODERN SEPERTI RUMPUT TAK BERKEPALA
=> JARING TANPA BENANG
=> HUKUM TANPA TULANG
=> JABATAN TANPA SUKUR

Senyum Indonesia Generasi Timur

Ekspresi anak-anak Patani Timur, Maluku Utara yang sedang asyik main kelereng. Tetap semangat meskipun bangsa ini sedang galau akan kesejahteraan!!!














Keakraban Masyarakat Patani Timur

28-29 juli 2014
Suasana Halal Bihalal di Desa Masure Kec. Patani Timur, Maluku Utara.











Gotong Royong Camat Patani Timur Bersama Warga

Juli 2014
Masyarakat Desa Damuli Kec. Patani, Maluku Utara bersama kepala desa dan Camat Patani Timur sedang gotong royong memgerjakan (seminisasi) lantai salah satu mushallah yang dijadikan tempat untuk shalat Idul Fitri.